cubung

tahukah engkau air cucian yang menetes dari baju basahmu sore itu? yang tergantung di atas tali melintang warna biru? yang sinar mentari membuatnya berkilat laksana pantulan cermin tertimpa cahaya? telah membasahi tanah kering merekah penuh dahaga akan basah meresap menelusup hingga menyentuh sebutir biji kecubung yang hampir mati dan pernahkah kau sangka? jika esok akan [...]

slip

kau selipkan daun alang-alang di jari entah untuk apa merah menetes tatapmu beku angin kau injak kerikil berputar diantara telapak pepohonan pelan menyingkir mendung tiba-tiba datang udara terperam sesaat sunyi sriti melesat gerimis pelan menusuk menajamkan tatap engkau menari tanpa irama tanganmu gemulai melambai namum kakimu diam semakin lama menghujam bumi sampai akhirnya hanya ujung [...]

A

maafkan aku malam aku lupa pada gelapmu aku terlalu silau pada gerlap itu nyanyimu merdu kala jangkrik menduta dan dingin itu, nyata dalam lenguh inginmu bulan yang bersandar di emper tak larut meski kejut lampu meniru aku tahu bahwa singkap terali itu telah mengiyakan tanda telah mengguratkan larat nyiur melambai di puncak gelap putik berbinar [...]

likurlakir

KU MENEMUKAN GARIS DIKEINGINAN YANG LUPA MEMANTUL CAHAYA DI NEBULA KUYAKIN ITU, BAGIAN DARI CAHAYA BINTANGMU 100 KALI UKURAN MATAHARI LALU KAU KIRIM DEBU MELINTAS ARAH MEMBABAT RUANG HINGGA RIBUAN TAHUN CAHAYA MEWARTAKAN SATU FAKTA KEAJAIBAN KUASA RASA SOLO|08:38|04DES2009

malam terbit

lalu terbit malam yang selalu engkau sebut siang lalu datang angin menghembus angan berbulir-bulir mimpi tumbuh di atas tapak malam melumuri canda dalam lumpur ingin sesosok wujud menyembul di antara gerumbul candu yang menuntut lentik memetik rindu bersama akar yang sabar mencumbu waktu memecah batu, menyerap keras hingga menyatu lengkap sudah malam terbentuk hitam gelap [...]

BOHLAM

langit kupinjam setetes hujan yang kuyakin ini adalah jelmaan uap air kekasih yang terbang tak kuasa menahan nyala yang membentuk dalam kasat tetes yang kusimpan dalam bohlam tanpa filamen kosong namun kujaga hampa maka tetes mengambang melayang tak sudi tersentuh jangan kau tanya bagaimana tapi tanyakan untuk apa karena semua demi nyala sesaat meski elektron [...]

BELIMBING

kau tunjuk sebuah belimbing kuning bergoyang tertiup angin aku ingin buah itu katamu aku berjalan mendekat belum sempat kusentuh pohon belimbing itu jatuh tepat mengenai ubun2ku kau tertawa girang aku kaget kuambil belimbing itu langsung kugigit kau cemberut itu punyaku kuulurkan tangan kau terima separuh belimbing itu kau gigit, kau nikmati segarmaniskecutnya kita berdua duduk [...]

BARA

kuasah malam dengan pekur kuasa masa menggerinda naluri menajam empati kutangkap bintang kutelan rembulan ku remas api ku sadap nira sepi tubuhku membara nafasku penuh magma tiupanku kilat lenguhku petir tapakku sisakan palung di dasar terdalam milikmu

minta

terulur tangan hingga kram mata berair, rindu menyingkir suka pada kesiur tusuk kata lempang jalan melangkah kesal di antara yang tak ada gerak cetak selalu memecah apapun… solo|06:01|18122009  

cilupar

aku lupa lapar nyanyiku bintang-gemintang beraniku retakkan kaca-kaca jendela dan kepalan tanganku menipu capung goresan kuasku selalu sama melengkung ke keatas mengebiri hasrat sampai tandas solo|05:45|18nov2009  

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.