dalam angka beruang rasa
terkuak misteri destini mengemas semesta
menderaku dalam sepi jerat kaki
menelikung dalam lembab sembab hati
menjeruji dalam hikmah penuh petuah
untuk semua yang usai
kukan urug dengan mimpi matahari
meski tersengal nafas asa kukan coba
memerah semua hitam
dan untuk sebentuk warna itu
ku tak kan melupa lapuk
semoga iring arang kan mengabu lilip
dikejora relung jiwa kukan mengasah resah
di10:14solo14juni2009
akutakmampumemilihyangterbaikyangterbaiklahyangmemilihku
2 Comments
Comments RSS TrackBack Identifier URI




Selamat berjumpa, Saudara! Senang bisa ketemu Saudara di sini. Semoga Saudara pun demikian pula adanya. ttkhbs
thanks mas apresiasinya..
puisi-puisimu juga mantab man..!